WELCOME TO MY WORLD

WELCOME TO MY WORLD

Rabu, 28 Desember 2011

IPTEK dan Kemiskinan

Teknologi



Pengertian dari teknologi sendiri adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan atau dapat pula diterjemahkan sebagai keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yg diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
Dalam memasuki Era Industrialisasi, pencapaiannya sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi karena teknologi adalah mesin penggerak pertumbuhan melalui industri.
Sebagian beranggapan teknologi adalah barang atau sesuatu yang baru.namun, teknologi itu telah berumur sangat panjang dan merupakan suatu gejala kontemporer.Setiap zaman memiliki teknologinya sendiri.

Ada tiga klasifikasi dasar dari kemajuan teknologi yaitu :
1. Kemajuan teknologi yang bersifat netral (bahasa Inggris: neutral technological progress)
Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas dan kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama.
2. Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (bahasa Inggris: labor-saving technological progress). Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan.
3. Kemajuan teknologi yang hemat modal (bahasa Inggris: capital-saving technological progress)
Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya.


Opini : Kemajuan dalam teknologi harus diikuti juga dengan majunya kemampuan SDM yang bisa mengolah teknologi itu supaya dapat berguna untuk kehidupan sehari-hari

Masyarakat Pedesaan Dan Perkotaan

Perbedaan Masyarakat Kota Dan Desa

  • Masyarakat Kota
    1. Bebas dari realitas alam
    2. Mata pencahariannya menjadi spesialisasi, dan spesialisasi itu dapat dikembangkan
    3. Penduduknya padat
    4. Persamaan dalam ciri-ciri sosial psikologis, bahasa, kepercayaan dan adat istiadat.
    5. Pentingnya drajat yang tinggi didalam diferensiasi sosial
    6. 
  • Masyarakat Desa
    1. Berhubungan kuat dengan alam
    2. kebanyakan mata pencahariannya adalah bertani
    3. Pendudukan tidak padat
    4. Penduduknya heterogen, terdiri dari orang dengan macam macam subkultur
    5. Tingkat homogenitas alami lebih tinggi dan relatif berdiri sendiri dengan drajat yang lebih rendah drpd diferensiasi sosial
Opini : Walaupun banyak perbedaan diantara masyarakat desa dan kota, tetapi mereka saling tetap membutuhkan dan harus berhubungan satu sama lain. Karena manusia tetap lah mahluk sosial yang butuh bantuan satu sama lain

Sumber :http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/mkdu_isd/bab7-masyarakat_pedesaan_dan_masyarakat_perkotaan.pdf

Jumat, 09 Desember 2011

Terbentuknya suatu negara


Sebelum masuk kedalam topik terbentuknya suatu negara, ada baiknya kita mengetahui apa pengertian dari Negara itu sendiri.
Negara adalah suatu wilayah dipermukaan bumi yang kekuasaannya baik politik,militer,sosial dan budayanya diatur oleh pemerintah yang berada diwilayah itu. Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain.
Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada.

KEBERADAAN NEGARA
Keberadaan negara, seperti organisasi secara umum, adalah untuk memudahkan anggotanya (rakyat) mencapai tujuan bersama atau cita-citanya. Keinginan bersama ini dirumuskan dalam suatu dokumen yang disebut sebagai Konstitusi, termasuk didalamnya nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh rakyat sebagai anggota negara. Sebagai dokumen yang mencantumkan cita-cita bersama, maksud didirikannya negara Konstitusi merupakan dokumen hukum tertinggi pada suatu negara. Karenanya dia juga mengatur bagaimana negara dikelola. Konstitusi di Indonesia disebut sebagai Undang-Undang Dasar.

ASAL MULA TERBENTUKNYA NEGARA BERDASARKAN FAKTA SEJARAH
Pendudukan (Occupatie)
Hal ini terjadi ketika suatu wilayah yang tidak bertuan dan belum dikuasai, kemudian diduduki dan dikuasai.Misalnya, Liberia yang diduduki budak-budak Negro yang dimerdekakan tahun 1847.
Peleburan (Fusi)
Hal ini terjadi ketika negara-negara kecil yang mendiami suatu wilayah mengadakan perjanjian untuk saling melebur atau bersatu menjadi Negara yang baru. Misalnya terbentuknya Federasi Jerman tahun 1871.
Penyerahan (Cessie)
Hal ini terjadi Ketika suatu Wilayah diserahkan kepada negara lain berdasarkan suatu perjanjian tertentu. Misalnya, Wilayah Sleeswijk pada Perang Dunia I diserahkan oleh Austria kepada Prusia,(Jerman).
Penaikan (Accesie)
Hal ini terjadi ketika suatu wilayah terbentuk akibat penaikan Lumpur Sungai atau dari dasar Laut (Delta). Kemudian di wilayah tersebut dihuni oleh sekelompok orang sehingga terbentuklahNegara. Misalnya wilayah negara Mesir yang terbentuk dari Delta Sungai Nil.
Pengumuman (Proklamasi)
Hal ini terjadi karena suatu daerah yang pernah menjadi daerah jajahan ditinggalkan begitu saja. Sehingga penduduk daerah tersebut bisa mengumumkan kemerdekaannya. Contohnya, Indonesia yang pernah di tinggalkan Jepang karena pada saat itu jepang dibom oleh Amerika di daerah Hiroshima dan Nagasaki.

TERBENTUKNYA SUATU NEGARA
1.     Keinginan untuk mencapai kesatuan nasional 
Keseragaman : politik, sosial, budaya, agama, politik, komunikasi, dan ekonomi
2.     Keinginan untuk mencapai kemerdekaan nasional bebas dari dominasi dan campur tangan negara lain
3.     Keinginan akan kemandirian, keunggulan, indifidualitas, keaslian atau kekhasan
4.     Keinginan untuk menonjol diantara bangsa-bangsa lain dalam mengejar kehormatan pengaruh prestise
Opini : untuk menjadikan suatu negara menonjol atau lebih maju maka setiap aturan yang diberikan negara harus dilakukan semua penduduk warga negara, hal ini untuk mendukung terbentuknya negara yang memiliki keunggulan. Karena sebuah negara tidak akan terbentuk tanpa adanya dukungan dari masyarakat didalam negara tersebut.

dikutip dari :